dari Konferensi Pers Penolakan Pelantikan BP2N, 5 April 2007

MFI tetap merasa kita membutuhkan perubahan yang bersifat struktural dan menyeluruh serta bukan hanya parsial, bila ingin perfilman kita bisa maju. Di luar itu, dari mekanisme pemilihan anggota BP2N yang masih juga tidak transparan, MFI yakin hal ini bisa jadi pertanda bahwa niat MFI untuk mengajak semua lapisan masyarakat mengatasi masalah perfilman dan untuk itu salah satu syarat yang diperlukan adalah transparansi – belum betul-betul ditanggapi dengan serius oleh sebagian pihak.

Pagi tanggal 5 April 2007, tiga penandatangan pernyataan MFI Paquita Widjaja, Joko Anwar dan John Badalu (yang sudah menolak pencalonan mereka selaku anggota BP2N yang akan dilantik) bersama anggota Presidium MFI (Alex Sihar, Mira Lesmana, Riri Riza, Shanty Harmayn, Ody Harahap, Nia Dinata, Sari Mochtan, Abduh Azis dan Arya Agni), memberikan keterangan resmi kepada para wartawan yang hadir.

Baik Paquita Widjaja, John Badalu, maupun Joko Anwar, sepakat sejak awal mereka tak pernah menunda keinginan untuk menolak tawaran tersebut. Ketiganya mengajukan sikap menolak sejak awal, didasari pertimbangan pribadi sesuai dengan prinsip kerja profesional masing-masing, dan bukan atas paksaan siapapun. Mereka langsung menyatakan penolakannya terhadap pencalonan ini karena tak ingin membuat pihak BP2N menunggu-nunggu kepastian mereka. Paquita mengatakan sejak Januari pun ia sudah menegaskan dirinya tidak bersedia untuk bergabung, namun tidak ada jawaban yang jelas dari pihak BP2N. Hal yang sama juga terjadi pada John Badalu dan Joko Anwar.

Upaya Dialog MFI dengan BP2N Buntu
Presidium mengirimkan surat resmi kepada BP2N, hal ini merujuk pada tuntutan Masyarakat Film Indonesia tertanggal 3 Januari 2007, yang kemudian ditindak-lanjuti dengan upaya berdialog dengan pihak BP2N serta wakil dari panitia penyelenggara FFI tertanggal 30 Januari 2007. Dalam percakapan pada tanggal 30 Januari itu telah terjadi kesepakatan dengan pihak BP2N akan kesungguhan kedua belah pihak sama-sama memikirkan jalan terbaik sebagai solusi atas sejumlah masalah yang menghadang perfilman kita saat ini. MFI mengirimkan surat pada 5 April 2007 yang menyatakan menyayangkan ketidakseriusan pihak BP2N memegang janji mereka dengan pihak MFI dalam pertemuan 30 Januari 2007 tersebut. MFI kembali menekankan akan tetap bertahan pada tuntutan bersama yang dicetuskan pada tanggal 3 Januari 2007 di Teater Kecil, tanpa ingin mengubah apapun yang ada di dalam pernyataan tersebut.

Download pernyataan lengkap MFI menolak pelantikan anggota BP2N 5 April 2007