You are currently browsing the category archive for the ‘komunitas film’ category.

Oleh: Agus Mediarta

Berkembangnya komunitas film saat ini sebenarnya bisa disebut sebagai generasi ketiga perfilman Indonesia, setelah era tahun 1920-1950-an dan generasi 1970 -1990-an. Generasi baru pasca 1998, tampak jelas sebagai generasi yang tercerabut dari akar sejarahnya. Walau demikian, generasi kini sama-sama memiliki karakter yang membangkang segala aturan yang berlaku.

Bersyukur bahwa terjadinya perubahan politik pasca 1998 membuat pemerintah tidak terlalu peduli dengan pelaksanaan Undang-Undang no. 8 tahun 1992 tentang Perfilman. Berbagai film (terutama film pendek, video art, dan film eksperimental) diproduksi bukan oleh perusahaan film yang disahkan oleh undang-undang, tanpa perijinan, dan bahkan ditayangkan tanpa pengajuan terlebih dahulu ke lembaga sensor. Semua orang (komunitas) yang terlibat di dalam produksi dan penayangan film itu sampai sekarang sehat wal afiat, tidak pernah dipenjara atau pun diinterogasi karena melakukan pelanggaran hukum. Komunitas film pun tumbuh dan berkembang seiring dengan terus meningkatnya produksi film (film pendek, video art, dan film eksperimental) yang jumlahnya bisa melebih 200 film pertahun. Film-film dari komunitas film itu kemudian menyebar ke berbagai acara pemutaran film di berbagai kota dan festival di dalam dan luar negeri. Read the rest of this entry »

Advertisements

Setelah beberapa saat berjalan sebagai forum komunikasi, akhirnya Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB) menjadi sebuah lembaga asosiasi komunitas film di Banyumas, Jawa Tengah. Proses pembentukannya sendiri telah melalui forum-forum diskusi yang melibatkan komunitas film di Banyumas.

“Selama ini kami telah bekerja bersama dan berjaringan. Kini saatnya kami melangkah lebih maju untuk memajukan kegiatan perfilman di Banyumas”, ujar Andreas, direktur JKFB periode 2007 – 2009. Selama ini komunitas film di Banyumas telah banyak melakukan kerja bersama baik dalam program pemutaran film, diskusi, maupun workshop film. Read the rest of this entry »

Teguh Trianton

bioskop_kita1.jpg

Menyusul bakal digelarnya Festival Film Banyumas (FFB) 2007, oleh Komunitas Jurnalis Televisi Purwokerto (KJTP), yang salah satu penghargaannya (piala) akan diberikan oleh Bupati Purbalingga, Cinema Lover Comunity (CLC) Purbalingga belum menentukan sikap. Hal ini terkait dengan sejarah masa lalu CLC yang pernah dijegal oleh pemerintah setempat pada saat mulai mengembangkan dunia perfilman di Purbalingga. Read the rest of this entry »

Ini adalah situs resmi sementara Masyarakat Film Indonesia. Segala macam informasi mengenai MFI dapat diakses melalui situs ini seperti; tentang MFI, Pernyataan Sikap MFI, UU Perfilman Indonesia, serta informasi-informasi aktual seputar gerakan MFI. Semoga situs ini bisa memberi informasi kepada publik untuk mengetahui lebih jauh serta terlibat aktif dalam gerakan perubahan perfilman Indonesia.
November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930